TUGAS PKN 21 NOV 2022

 Tahun 1602

Jauh sebelum Belanda datang ke Indonesia, ada fenomena di mana perdagangan rempah-rempah yang dikuasai oleh Portugis pada abad ke-16. Di mana Portugis bekerja sama dengan Jerman, Spanyol, dan Italia yang menggunakan kota Hamburg sebagai pelabuhan sentral dalam mendistribusikan barang di Asia.

Tidak ingin kalah, Belanda akhirnya melakukan ekspedisi dengan empat kapal besar yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman menuju Indonesia. Ini juga menandakan sebagai kedatangan pertama Belanda ke Indonesia dan berlabuh ke Banten.

Akan tetapi, lahir persaingan yang ketat antara setiap pedagang Belanda. Hal ini ditengarai oleh persaingan harga rempah-rempah dan di lain sisi harga rempah-rempah di Eropa juga merosot. Untuk mengatasi hal-hal tersebut, maka didirikannya perusahaan dagang bernama Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC).

VOC secara resmi berdiri sebagai perusahaan dagang pada tanggal 20 Maret 1602 dan dipimpin oleh seorang Gubernur Jenderal. Gubernur Jenderal pertama dari VOC adalah Pieter Both dan tidak berlangsung lama digantikan oleh Jan Pieterszoon Coen.

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6229862/sejarah-lahirnya-voc-latar-belakang-tujuan-dan-kebijakannya


Tahun 1808

Kerja paksa atau kerja rodi adalah suatu sistem yang diterapkan oleh pihak kolonial Belanda yang memaksa masyarakat untuk bekerja tanpa mendapatkan upah apapun dari pekerjaan yang diperintahkan dan dilakukan.

Kerja rodi terjadi pada masa kolonial Belanda, sedangkan romusha terjadi pada masa penjajahan Jepang di sekitar tahun 1942 hingga 1945. Baik atau kerja rodi maupun romusha memiliki pengertian yang sama dan orang-orang Indonesia yang dipekerjakan biasanya harus memenuhi suatu tujuan tertentu. Contohnya seperti membangun terowongan, jalan atau bahkan untuk memenangkan perang Asia Timur Raya.

Pada masa penjajahan Jepang saat itu, Jepang berniat untuk meraup seluruh keuntungan dari berbagai komoditas yang ada di Indonesia. Oleh sebab itulah, Jepang berusaha memperoleh sumber daya manusia serta alam demi kepentingan ekonomi pihaknya.

Sementara itu, kerja rodi yang diterapkan oleh Belanda pun tidak jauh berbeda. Perbedaannya, kerja rodi pada masa penjajahan Belanda lebih banyak terjadi di area-area perkebunan, pelabuhan, pertambangan, objek vital lainnya dan pengerahan rakyat Indonesia biasanya untuk membangun infrastruktur sipil maupun militer.

Pada kebijakan kerja rodi, baik itu pada masa penjajahan Belanda, mereka tidak menggunakan tenaga dari para tawanan tetapi menggunakan tenaga dari rakyat bebas. Jadi, terkadang ada beberapa pekerja paksa yang mendapat upah, meskipun sangat sedikit.

https://www.gramedia.com/literasi/kerja-rodi-adalah/


Tahun 1828

Sistem Tanam Paksa adalah peraturan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830 yang mewajibkan setiap desa menyisihkan sebagian tanahnya (20%) untuk ditanami komoditas ekspor, khususnya teh, kopi, dan kakao. Hasil tanaman ini akan dijual kepada pemerintah kolonial dengan harga yang sudah dipastikan dan hasil panen diserahkan kepada pemerintah kolonial. Penduduk desa yang tidak memiliki tanah harus bekerja 75 hari dalam setahun (20%) pada kebun-kebun milik pemerintah yang menjadi semacam pajak.

https://g.co/kgs/V6zyKY


Tahun 1860

Dihapusnya Sistem Tanam Paksa

Sistem Tanam Paksa dihapus secara bertahap dengan menghentikan penanaman terhadap jenis-jenis tanaman tertentu, sebagai berikut.

Tanaman lada dihapus pada 1862

Tanaman teh dihapus pada 1865

Tanaman tembakau dihapus pada 1866

Tanaman tebu dihapus pada 1870

Tanaman kopi di Priangan dihapus pada 1917

Secara resmi Sistem Tanam Paksa dihapus pada tahun 1870 dan diganti dengan Sistem Ekonomi Liberal.

Akan tetapi, sisa-sisa penanaman paksa masih berlaku untuk tanaman kopi hingga 1917, menyebabkan pemerintah kolonial masih memperoleh saldo untung yang sangat tinggi.


Tahun 1908

Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei. Tanggal tersebut bertepatan dengan kelahiran organisasi Budi Utomo pada tahun 1908.

Perlu diketahui juga, meski bangsa Indonesia memperingati hari tersebut tiap 20 Mei, tetapi momen ini bukanlah hari libur nasional. Pertama kali peringatannya dilakukan pada tahun 1948 di Yogyakarta oleh Presiden Soekarno.

pada tanggal tersebut Soekarno meminta Ki Hajar Dewantara merayakan hari lahir Budi Utomo sebagai Hari Kebangunan Nasional, yang selanjutnya disebut dengan Hari Kebangkitan Nasional.

Penetapan resminya pun akhirnya dilakukan 16 Desember 1959 oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden (Keppres) nomor 316 tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Hari Libur.

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6083598/hari-kebangkitan-nasional-20-mei-sejarah-dan-tokoh-yang-berpengaruh


Tahun 1928

Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Sumpah Pemuda adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27—28 Oktober 1928 di Batavia (kini bernama Jakarta). Keputusan ini menegaskan cita-cita akan "tanah air Indonesia", "bangsa Indonesia", dan "bahasa Indonesia". Keputusan ini diharapkan menjadi asas bagi setiap perkumpulan kebangsaan Indonesia dan agar disiarkan dalam berbagai surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan.

Sumpah Pemuda https://g.co/kgs/wqV4WT


Tahun 1945

Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia bisa dikatakan cukup panjang. Namun, pada intinya sejarah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia terbagi menjadi tiga bagian penting. Bagian pertama, menjelaskan pertemuan di Dalat. Bagian kedua, menjelaskan pertemuan Soekarno/Hatta dengan Jenderal Mayor Nishimura dan Laksamana Muda Maeda. Dan bagian ketiga, Peristiwa Rengasdengklok.

Pada saat itu, sebelum Soekarno membacakan teks Proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945, banyak sekali peristiwa yang terjadi yang melatarbelakangi terjadinya pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, salah satu peristiwa tersebut adalah dijatuhkannya bom di kota Hiroshima di tanggal 6 Agustus 1945 dan tanggal 9 Agustus 1945 di kota Nagasaki.

Semua bom tersebut dijatuhkan di Amerika dengan tujuan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat. Pada momen kekosongan kekuasaan inilah Indonesia tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memproklamasikan kemerdekaannya.

https://www.gramedia.com/literasi/sejarah-proklamasi-kemerdekaan-indonesia/


Tahun 2022

Pesan dan saran saya adalah semangat untuk terus mempertahankan Indonesia dengan cara melestarikan budaya Indonesia, menerapkan sikap toleransi kepada sesama dan masih banyak lagi


Komentar